Ada sebuah cerita tentang perguruan silat di Jakarta, tepatnya di daerah kawasan Pasar Pedok Tebet, Jakarta Selatan. Konon katanya perguruan silat tersebut sudah berdiri hampir setengah abad yang lalu. Dan guru besarnya pada saat itu adalah Mandor Mahari bin Musa, setelah Mandor Mahari wafat perguruan tersebut diturunkan kepada putranya H. Hanafie bin Mandor Mahari. Ketika itu, H Hanafie melanjutkan mengajar pencak silat yang telah diwariskan oleh orang tua nya kala itu, hingga tutup usianya.
Saat ini pencak silat Mandor Mahari telah diturunkan ke putranya dari H Hanafie bin Mandor Mahari, diantara lain H. Asmawi Hanafie (Bang Awi), Hasan Basri Hanafie (Bang Aci), H. Madi Hanafie ( Bang Madi), Abdul Rozak Hanafie (Bang Zack), Abdullah Hanafie (Bang Dolar).
Untuk tempat dan waktu latihan biasanya masing-masing pengajarnya sudah menentukan jadwal dan tempat latihannya masing-masing. Untuk saat ini yang saya ketahui untuk pelatihan silat Mandor Mahari dilakukan setiap seminggu sekali dan di daerah Jakarta Selatan dan daerah Bogor (Bojong Gede). Sebelum melakukan latihan pencak silat biasanya diadakan terlebih dahulu pengajian, pengajian tersebut biasanya mengenai pembahasan masalah Ilmu Fiqh dan pembacaan surat Al Qur'an Nul Karim. Setelah pengajian selesai, barulah diadakan latihan pencak silat tersebut.
Setiap setahun sekali atau tepatnya setiap memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, biasanya pencak silat Mandor Mahari membuat acara akbar untuk menunjukkan kebolehan para muridnya (memperlihatkan hasil latihan muridnya) kepada teman-teman seperguruannya yang lain. Ada yang unik dari pencak silat Mandor Mahari, setiap para murid yang turun (beratraksi) biasanya diberikan hadiah berupa kue klepon (kue ONDE). Biasanya sebelum acara Atraksi dimulai para murid-murid dari perguruan silat Mandor Mahari melakukan ritual (hehehehe kaya mbah dukun aja bahasanya.....) yaitu urut tangan dan tutu mata, konon katanya (hehehehehe......) acara urut tangan dan tutu mata itu dilakukan untuk membersihkan atau membuat rilex anggota tubuh kita. (bukannye begitu bang.......hehehehehe......)
Ok cukup sekian dulu nanti lanjut lagi...... Oiya bila ada temen-temen yang berminat untuk melestarikan kebudayaan betawi Nyang satu ni nich...atau mungkin mau cobain enaknye rasa kue Ondenye, silahkan kunjungi tempat latihan pencak silat Mandor Mahari di Kawasan Pasar Pedok Tebet Jakarta Selatan.
.
Saat ini pencak silat Mandor Mahari telah diturunkan ke putranya dari H Hanafie bin Mandor Mahari, diantara lain H. Asmawi Hanafie (Bang Awi), Hasan Basri Hanafie (Bang Aci), H. Madi Hanafie ( Bang Madi), Abdul Rozak Hanafie (Bang Zack), Abdullah Hanafie (Bang Dolar).
Untuk tempat dan waktu latihan biasanya masing-masing pengajarnya sudah menentukan jadwal dan tempat latihannya masing-masing. Untuk saat ini yang saya ketahui untuk pelatihan silat Mandor Mahari dilakukan setiap seminggu sekali dan di daerah Jakarta Selatan dan daerah Bogor (Bojong Gede). Sebelum melakukan latihan pencak silat biasanya diadakan terlebih dahulu pengajian, pengajian tersebut biasanya mengenai pembahasan masalah Ilmu Fiqh dan pembacaan surat Al Qur'an Nul Karim. Setelah pengajian selesai, barulah diadakan latihan pencak silat tersebut.
Setiap setahun sekali atau tepatnya setiap memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, biasanya pencak silat Mandor Mahari membuat acara akbar untuk menunjukkan kebolehan para muridnya (memperlihatkan hasil latihan muridnya) kepada teman-teman seperguruannya yang lain. Ada yang unik dari pencak silat Mandor Mahari, setiap para murid yang turun (beratraksi) biasanya diberikan hadiah berupa kue klepon (kue ONDE). Biasanya sebelum acara Atraksi dimulai para murid-murid dari perguruan silat Mandor Mahari melakukan ritual (hehehehe kaya mbah dukun aja bahasanya.....) yaitu urut tangan dan tutu mata, konon katanya (hehehehehe......) acara urut tangan dan tutu mata itu dilakukan untuk membersihkan atau membuat rilex anggota tubuh kita. (bukannye begitu bang.......hehehehehe......)
Ok cukup sekian dulu nanti lanjut lagi...... Oiya bila ada temen-temen yang berminat untuk melestarikan kebudayaan betawi Nyang satu ni nich...atau mungkin mau cobain enaknye rasa kue Ondenye, silahkan kunjungi tempat latihan pencak silat Mandor Mahari di Kawasan Pasar Pedok Tebet Jakarta Selatan.
.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar